Pyramid #art #picsart #violet

Pyramid #art #picsart #violet

No, I’m not gonna be a doctor. Patophysiology has a role in treatment of disease so that pharmacy students gotta learn it.

No, I’m not gonna be a doctor. Patophysiology has a role in treatment of disease so that pharmacy students gotta learn it.

You know, it must be really hard for me to answer the “where are you from?” question #family #ethnicgroup #beauty #of #archipelago

You know, it must be really hard for me to answer the “where are you from?” question #family #ethnicgroup #beauty #of #archipelago

I can’t deny that I have to be grateful for what I’ve got from him. Not only for the birthday cake, the mug, or even the last year birthday present, But also the VALUABLE LESSONS that make me stand up without load today! 

I can’t deny that I have to be grateful for what I’ve got from him. Not only for the birthday cake, the mug, or even the last year birthday present, But also the VALUABLE LESSONS that make me stand up without load today! 

Tags: birthday 21 sweet

THIS FLOWER <3 <3 <3

THIS FLOWER <3 <3 <3

My sister’s wedding party!

Udah sering denger tentang yang beginian. Tapi belum tobat juga….

Senam pagi bareng ibu-ibu Desa Jatimukti :)

Senam pagi bareng ibu-ibu Desa Jatimukti :)

One of hundred reasons of going back home

Tags: mom hangout

Happy 20th Birthday, Baby :3

Happy 20th Birthday, Baby :3

Sedikit Cerita dengan Vol-D

'Apa arti hidup ketika kita tidak bermanfaat bagi orang lain apalagi bangsa sendiri'. Ya, itulah kata-kata yang selalu saya simpan di hati saya sekaligus motivasi bagi saya untuk tetap berada di Vol-D ini. Bukan hanya sekadar ingin lulus Vol-D, tapi saya juga ingin apa yang saya lakukan selama mengikuti kegiatan Vol-D bisa bermanfaat bagi orang lain. Sekaligus mencari pengalaman, saya ingin mengembangkan organisasi ini menjadi lebih baik lagi dengan cara berkontribusi di dalamnya.

Berbagai Program Kerja, atau yang biasa kami sebut Pokja, satu demi satu akhirnya terlaksana dan dengan sangat menyesal tidak bisa saya ikuti. Semuaitu bukan keinginan saya, melainkan karena jadwal kuliah, praktikum, jadwal ujian, dan waktu dimana saya harus pulang kembali kerumah-jakarta. Tidak hanya Pokja, event-event lain yang melibatkan Vol-D seperti membuka Stand Vol-D dalam acara Indonesian Youth Forum, mengisi materi medik Prabu Unpad, mengisi materi medik Mabim Fakultas Farmasi, Balai Pengobatan Cililin, dan sebagainya tidak bisa saya ikuti. 

Terbersit sedikit penyesalan dan rasa takut akan ketidaklulusan saya pada organisasi ini. Ketika sudah libur UAS, saya mengecek jarkom yang ada di Group Diklat Vol-D Gelombang 6 mengenai kegiatan apa saja yang masih bisa saya ikuti. Namun saat itu, hanya ada Rumah Belajar Ciroyom dan waktunya bentrok dengan acara jalan-jalan angkatan saya di Fakultas Farmasi. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang ke Jakarta dan saya berharap masih ada kegiatan yang bisa saya ikuti saat liburan nanti.

Setelah beberapa hari di Jakarta, teman saya-Bella, yang satu fakultas dan satu angkatan dengan saya, memberitahu kalau ada acara Pokja 1 sekaligus Buka Bersama Vol-D. Saya langsung menanyakan waktu dan juga cara untuk mendaftar supaya saya bisa mengikuti 2 kegiatan tersebut. Langsung saja saya mendaftarkan diri saya dan untungnya belum terlambat. Saat itu saya masih di Jakarta dan akhirnya saya memutuskan untuk ke Jatinangor pada hari dimana acara itu berlangsung.

Sesampainya di Jatinangor, saya langsung ke kost-an dan membungkus kado yang akan ditukarkan dengan teman-teman Vol-D lainnya pada acara Buka Bersama. Setelah itu saya bergegas menuju Student Center FK Unpad- acara itu berlangsung disana. Saya sedikit terlambat. Acara Pokja 1, Talkshow bersama Rumah Cemara, telah berlangsung sekitar 10 menit yang lalu. Saya langsung duduk dan memperhatikan Talkshow-nya. Keren. Di depan penonton terdapat sejumlah kursi sofa lengkap dengan mejanya, layar lebar, dan 2 pembicara dari Rumah Cemara juga Teh Ditha sebagai perwakilan dari kami, Volunteer Doctors, untuk melakukan Talkshow bersama 2 pembicara tersebut.

Jujur saja jika saya tidak berada disana pada saat itu, saya tidak akan tahu atau mungkin butuh waktu yang lama untuk mengetahui apa itu Rumah Cemara. Ternyata Rumah Cemara merupakan tempat atau wadah atau organisasi atau lembaga yang melindungi serta memfasilitasi orang-orang yang terkena penyakit HIV/AIDS. Ini adalah pengalaman kedua saya menjumpai Talkshow dan yang ini lah yang paling seru menurut saya. Mengapa? Karena topiknya yang seru dan saya sangat menyukai acara yang meliputi berbagi pengalaman seperti ini. Pengalaman dari 2 pembicara tersebut sungguh membuat saya kagum dan terkesima. Saya tidak bisa membayangkan jika saya berada di posisi mereka yang terkena penyakit HIV/AIDS. Mungkin saya akan depresi dan tidak mau lagi bertahan hidup di dunia ini. Sedikit berlebihan karena memang saya tidak bisa membayangkannya. 

Saat Talkshow berlangsung, beberapa dari penonton mengajukan pertanyaan kepada 2 pembicara yang berasal dari Rumah Cemara itu sendiri. Mereka menjawab dengan jelas sehingga kami semua yang mendengarkan dapat mengerti. Sayang sekali, acara talkshow hanya berlangsung sekitar 1 jam. Setelah itu, seperti acara biasanya, ada pemberian sertifikat kepada pembicara dan juga Teh Ditha sebagai moderator. Kedua pembicara pun meninggalkan lokasi Talkshow dan kami para Vol-D bersiap untuk Buka Bersama. Semua merapatkan barisan dan 2 orang MC memandu kami untuk mendapatkan takjil.

Waktu berbuka pun tiba. Masing-masing dari kami membatalkan puasa dengan memakan kue atau ada juga yang langsung minum es buah yang katanya buatan sendiri anak Vol-D. Saya memilih untuk menyantap kue terlebih dahulu dan diakhiri dengan es buah yang rasanya sangat mantap dan segar di tenggorokan. Setelah membatalkan puasa, kami semua mengambil wudhu dan bersiap untuk menunaikan sholat maghrib berjama’ah di lantai atas-Masjid Asy-syifa. Saya mengagumi panitia yang sangat menjaga waktu acara agar tidak berada di luar yang semestinya. Waktu yang paling dinanti pun tiba, yaitu makan-makan. Semua anak Vol-D mengambil jatahnya masing-masing dan duduk membuat lingkaran ditempat kami menonton acara Talkshow tadi.

Makan bersama dipimpin oleh Kang Dani Ferdian, Founder sekaligus Ketua Vol-D. Setelah makan selesai, beberapa anak ada yang pulang karena urusannya masing-masing dan ada juga yang tetap berada di Student Centre FK Unpad untuk mengikuti kegiatan sharing-sharing dan tukar kado. Sharing-sharing, kedengarannya membosankan, namun ternyata tidak. Sharing-sharing di Vol-D itu sudah seperti suatu tradisi yang selalu dilakukan ketika kami semua berkesempatan untuk berkumpul. Siapa lagi yang akan memimpin sharing kalau bukan Kang Danfer-begitu sebutan kami untuknya. Apapun yang bisa dishare, selalu dishare. Saya sangat menyukai bagian yang satu ini. Berbicara tentang pengalaman hidup ataupun kata-kata yang memotivasi kami semua. Dimana lagi saya dapatkan hal seperti ini kalau bukan di Vol-D. Saya yakin saya akan merindukan hal ini suatu saat nanti. 

Acara terakhir tentu saja tukar kado. Saya telah menyiapkan kado dengan bungkus koran yang kelihatan begitu sederhana. Bahkan isinya pun dapat ditebak ketika orang menyentuhnya. Ketika musik dimainkan, kado yang kami pegang harus diberikan ke teman sebelah kiri dan kami bersiap untuk menerima kado dari teman sebelah kanan. Begitu seterusnya sampai musik dihentikan oleh MC. Saat musik dihentikan, kado yang dipegang lah yang menjadi hak kita. Saya mendapatkan kado yang dapat ditebak saat saya merabanya. Sebuah pensil. Tidak buruk menurut saya. Suasana sangat ramai saat ada yang mendapatkan kado lebih dari satu karena beberapa dari kami ada yang pulang dan menitipkan kado ke temannya. Setelah semua kado dibuka, saya bisa melihat yang mendapatkan kado dari saya. Saya tidak ingat namanya, namun dia perempuan dan satu gelombang dengan saya. Saya harap dia menyukai kado saya. Itu saja.

Sebelum pulang, kami semua foto dengan menggunakan spanduk yang begitu keren yang dibuat oleh panitia Pokja 1. Setelah foto-foto, semua berpisah dan pulang ke kost-an atau rumahnya masing-masing. Senang sekali bisa menghadiri acara seperti ini. Saya sangat berkesan dengan keseluruhan acara dan saya merasa makin dekat dengan anak-anak Vol-D baik itu satu gelombang dengan saya maupun gelombang atas. Terimakasih Vol-D!!!

JUDULIN SENDIRI

Jumat, 28 Juni 2013. Entah hari yang bagaimana. Sulit untuk diwakilkan dengan adjektiva apapun. Jadi, Jumat kemarin kan gue balik ke jakarta, nah itu bareng baby. Dia nyamperin gue gitu ke nangor. Katanya sih “gue mau bantuin lo bawa Zoey sama gitar ya beb”….tapi gue sih udah ngerti banget kalo dia modus. hahahaha sorry beb di post disini :-D

Jam setengah 4 gue selesai UAS dan baby udah nungguin di warung kopi deket kosan. Jam 4 kita caw ke cileunyi naik angkot 04 yang menjadi saksi dimana baby nyuekin gue udah kayak orang g kenal, doi duduk di sebelah supir sementara gue di belakang. Gak ngerti lagi :’) Dia ngambek g jelas gara-gara pas dia ke nangor bukannya gue sambut hangat malah gue bawelin terus-terusan. hahaha habis gue gemes banget sama kebiasaannya. mau gue bocorin gak beb kebiasaan buruk lo? wkwkwkkw jangan deh yaa pokoknya yang jadi ceweknya baby pasti kesel deh. Gue aja sampe kesetanan kalo udah ngamuk sama dia. Sampe hilang akal. wakakaka.

Nah, ceritanya udah mau nyampe cileunyi. Gue baru sadar kalo HP gue ketinggalan di kost-an. AAAAAAAAAAAA makin g enak aja gue sama baby. Mana dia keep cemberut lagi. Akhirnya baby ngomong setelah sekian lama perjalanan ke cileunyi, “Yaudah balik lagi”. Hmmmm yaudah akhirnya balik lagi ke kost-an ambil HP terus cabut lagi ke cileunyi. Lelah dan bete banget soalnya makin sore dan pasti makin macet. 

Sesampainya di cileunyi Part II, gue sama baby nunggu primajasa. Lamaaaa banget dan yang ngantri banyak beudh~ Gue sama baby memutuskan untuk nunggu primajasa di pool. Note: baby masih ngacangin gue dan gue keep ngajak ngobrol tapi tetep gak di lirik sedikitpun :’) padahal gue udah sok imut, sok cantik, sok memelas, sok unyu, sok semuanya deh, huffff… Nah, udah sampe di pool, gue melihat sinar yang terang bgt.. hahahah pool nya sepiiii bgt dan gue optimis bakal dapet duduk di primajasa. Eh, ternyata setelah melihat sinar itu, ada kambing lewat. Katanya “Neng..ga bisa naik dari sini, kalo mau sampe lebak bulus 4O ribu”. WHAT?????? biasanya ongkos primajasa itu cuma 26 ribu ke lebak bulus dan karna BBM naik harganya jadi 30 ribu. Gilsss nambah 10 ribu cuma karna naik dari pool. Kata warga setempat sih ada polisi yang ngawasin gitu. Entah ada masalah apa, untuk sementara primajasa gak boleh ngangkut penumpang di pool nya. Ok, gue sama baby meluncur lagi ke cileunyi.

Sampe di cileunyi, kira-kira 15 menit baru dapet primajasa dan……… rame banget yang naik. Tapi gue sama baby tetep naik karna hari semakin sore dan pasti bis-bis selanjutnya gak kalah rame dari yang mau gue naikin itu. Gue gak peduli mau dapet duduk atau enggak yang penting gue balik :’( Nah kan bener, gue sama baby berdiri deh di barisan agak belakang. Pas di primajasa baby udah mulai sedikit gak nyuekin gue soalnya dia mau berbagi headsetnya sama gue haha yeayyy.

Satu jam pertama kita masih bertahan berdiri di primajasa sambil dengerin lagu dan sesekali baby sing along loudly dan gue rasa penumpang baris depan bahkan supir nya pun bisa denger suaranya. Udah ga ada malu lagi deh gue jg ikutan nyanyi sih wkwkwkwk. Satu jam berikutnya, gue ngajak baby duduk di bawah. Nah disini kita udah mulai baikan nih. Baby udah banyak beinteraksi sama gue dan udah nyengir-nyengir gak jelas. Gak lama setelah duduk, lampu di primajasa mati. Hmm okelah fine, seenggaknya ada baby yang setia menemani gue di saat susah seperti ini hahaha. Sejam berikutnya lagi, “Duh gue mual nih beb”, kata baby. “Duh sama, mau muntah deh gue”, bales gue. Akhirnya kita berdua berdiri lagi, gak lama terus duduk lagi, berdiri lagi, duduk lagi, terus tidur di bawah, sender-senderan. Gila lah udah ga jelas banget hidup. Sampe yang tadinya gue nyender ke baby dan baby nyender ke gue, gue jadi nyender ke orang lain dan baby juga nyender ke……”lupa beb lo nyender dimana yak?” ya pokoknya karna ketiduran akhirnya gatau kenapa berubah posisi gitu hahaha. Nyokap nya baby nelfon dan kaget banget karna anaknya g dapet duduk dan perjalanan masih jauh sementara macetnya pun ga bisa di prediksikan.

Kira-kira 20 menit sebelum turun, gue dapet tempat duduk, em lebih tepatnya tong asbak rokok yang layak untuk diduduki. Gue duduk dan baby tetep berdiri. 10 menit sebelum turun, gue sama baby dapet kursi YEAYYYYY FINALLY. At least bisa meregangkan otot-otot yang selama 5 jam udah dipaksa struggle demi kelangsungan hidup di primajasa. Berdiri atau mati!!! *pake iketan kepala dan muka dipasang seserius mungkin*

Ok, sampe juga akhirnya di lebak bulus. Gue sama baby naik angkot kerumah nyokapnya baby terus ambil motor, dan baby pun nganterin gue sampe rumah. Sesampainya di rumah, gue dikunciin. Hua padahal udah bilang sama nyokap kalo gue bakal sampe malem banget. Pas di lebak bulus pun nyokap nelfon gue dan gue bilang kalo baru sampe lebak bulus </3 Akhirnya gue telfon nyokap dan gak lama setelah itu pintunya dibukain dan baby pun pamitan pulang. AAAAAA THANKS BANGET BABY UDAH BERJUANG BERSAMA GUE ({}) Lain kali modus lagi ya beb biar susah bareng-bareng hahahaha kidding bebs, woovyou :*

kuntawiaji:

Saya adalah salah satu orang yang akan berteriak lantang dan berdiri di depan, bahwa subsidi BBM sudah tidak layak lagi dipertahankan dan harga BBM harus dinaikkan. Dan bahwa selama ini, subsidi BBM lebih banyak dinikmati (dan dihambur-hamburkan!) oleh sebagian kecil masyarakat Indonesia, orang-orang perkotaan.

kuntawiaji:

Saya adalah salah satu orang yang akan berteriak lantang dan berdiri di depan, bahwa subsidi BBM sudah tidak layak lagi dipertahankan dan harga BBM harus dinaikkan. Dan bahwa selama ini, subsidi BBM lebih banyak dinikmati (dan dihambur-hamburkan!) oleh sebagian kecil masyarakat Indonesia, orang-orang perkotaan.

MINGGU TENANG

Hi! Kaget kan ada tulisan lumayan panjang (bagi gue) di tumblr gue? Actually I really want to start writing on tumblr. Yaa nulis yang agak berguna dan menginspirasi banyak orang mungkin. Sekarang masih belum tau harus mulai darimana. Referensi ada. Tetep, gak bisa langsung nulis apa yang ada di otak. Butuh proses dan pembelajaran. Nah, I think ini salah satu proses yang lagi gue jalanin. 

Sekarang lagi minggu tenang. Gue berniat gak pulang ke Jakarta dengan alasan kalau di Jakarta pasti gak akan bisa belajar dengan kondusif. Setelah hari terakhir kuliah gue sempetin balik sih, tapi cuma 3 hari di rumah karna ada acara Open House maba gitu di kampus. Nah setelah Open House, masih ada 10 hari menuju UAS. Bayangkan 10 hari di kostan tanpa jadwal kuliah. Awalnya ngerasa sanggup, apalagi disini emang niatnya mau belajar. Tapi sekarang………… tunggu dulu deh, di ceritain dulu gimana hari-hari gue yang penuh dengan kehampaan selama minggu tenang di kostan.

Ok, hari pertama: menyenangkan!! soalnya temen SMA gue yang kuliah di ITB, Azza, tiba-tiba dateng ke kostan :D Doi gak berniat nginep awalnya. Tapi karna malemnya hujan, jadi nginep deh di kostan. Besok paginya ngerasa sedih harus anterin Azza ke pangkalan damri buat balik lagi ke Bandung. Hiks.

Lanjut hari kedua: gabut. Hari ketiga: gabut. Begitu seterusnya. Belajar sih belajar, tapi frekuensi gabutnya sangat melebihi frekuensi belajarnya. Huaaaaa makanya sekarang nyesel kenapa gue gak pulang ke Jakarta. Toh sama aja, bakal banyak gabut nya. Mendingan gabut di rumah daripada gabut di kostan. 

Sudahlah, penyesalan memang datangnya di akhir dan cuma bisa dijadiin pembelajaran untuk ke depannya. Semoga bisa lebih menghargai waktu dan jaga komitmen. Yeayy and still having 3 days before final exam. Let’s make it efficient, fight for final exam, and don’t make another regret :)

Another leisure time. My Saturday night is filled by messy table, as messy as my brain. Need help!

Another leisure time. My Saturday night is filled by messy table, as messy as my brain. Need help!